ANGKLUNG

Sejarah perkembangan angklung

Kebudayaan merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara dan menjadi ciri khas Negara tersebut. Negara indonesia merupakan negara yang terkenal  akan kaya budaya dan kesenian nya. Dari sabang sampai merauke kebudayaan tersebut sangat beragam mulai dari alat musik,tarian,bahasa,adat istiadat dan lain lain.Setiap daerah di Indonesia memiliki jenis budaya sendirinya. Termasuk Provinsi Jawa Barat yang memiliki berbagai kebudayaan seperti  alat musik yaitu Angklung.
Angklung adalah alat musik warisan dari para leluhur,dijelaskan juga bahwa angklung adalah alat musik tradisional yang pertama kali berkembang pada masyarakat sunda di Jawa Barat.Sejarah angklung sendiri bahwa angklung baru muncul pada masa Kerajaan Sunda (abad ke-12 sampai abad ke-16). Asal usul terciptanya musik bambu seperti angklung berdasarkan pandangan hidup masyarakat Sunda yang agraris dengan sumber kehidupan dari padi (pare) sebagai makanan pokoknya.
Hal ini melahirkan mitos kepercayaan terhadap Nyai Sri Pohaci sebagai lambang Dewi Padi pemberi kehidupan (hirup-hurip).Masyarakat Baduy yang dianggap sebagai sisa-sisa masyarakat Sunda asli, menerapkan bahwa angklung sebagai bagian dari ritual mengawali penanaman padi. Angklung diciptakan dan dimainkan untuk memikat Dewi Sri turun ke bumi agar tanaman padi rakyat tumbuh subur. (Aditiya dalam sejarah alat musik angklung,2013:1).
Dalam perkembangannya, angklung berkembang dan menyebar ke seantero Jawa, lalu ke Kalimantan dan Sumatera. Pada 1908 tercatat sebuah misi kebudayaan dari Indonesia ke Thailand, antara lain ditandai penyerahan angklung, lalu permainan musik bambu ini pun sempat menyebar di sana.
Bahkan, sejak 1966, Udjo Ngalagena tokoh angklung yang mengembangkan teknik permainan berdasarkan laras-laras pelog, salendro, dan madenda mulai mengajarkan bagaimana bermain angklung kepada banyak orang dari berbagai komunitas sehingga angklung terus berkembang. http://indoborneonatural.blogspot.co.id(2016:1).
Namun tidak hanya itu, alat musik angklung terus berkembang pesat hingga saat ini bahkan alat musik ini telah diakui sebagai warisan dunia yang berasal dari Indonesia oleh UNESCO. Alat musik angklung ditetapkan sebagai The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, pada sidang ke-5 Inter-Governmental Committe Unesco di Nairobi.didalam https://alamendah.org(2010:1)
Dari jenis alat musik bambu  Jawa barat (angklung) diatas, adalah contoh dari keragaman budaya di Indonesia. Oleh karena itu banyak sekali yang harus diketahui lebih jauh lagi mengenai budaya-budaya yang ada di Indonesia. Dan juga keragaman budaya yang dimiliki maka perlulah dilestarikan sehingga terus berkembang dan budaya tersebut tidak akan hilang.

Komentar